Project Management

Project Management main phases
Project Management main phases (Photo credit: Wikipedia)

Kontrak pada umumnya melibatkan pengaturan tiga pihak antara pemilik, perancang profesional dan kontraktor. Pemilik menyewa perancang profesional untuk membuat rancangan, kemudian menyewa kontraktor untuk membangun proyek sesuai dengan rancangan dan spesifikasi yang telah dibuat. Pemilik mengasumsikan jaminan atas keseluruhan rencana dan membebankan tanggung jawab atas cacat atau kerusakan kepada kontraktor. Kontraktor bertanggung jawab untuk cacat konstruksi dan pengerjaan, tetapi bebas dari tanggung jawab atas cacat desain. Sementara itu, perancang profesional bertanggung jawab atas rancangan, dan tidak bertanggung jawab atas konstruksi yang cacat.Sebaliknya, dalam kontrak rancang/bangun,  pemilik memasuki hanya perjanjian tunggal dimana kontraktor rancang/bangun setuju untuk melakukan desain dan konstruksi sekaligus.

Selanjutnya lihat laman–> Project Management.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s